Uji Coba Terbatas Tahun 2020

Makassar – Memasuki Tahun 2020 BAN PAUD dan PNF menerima satu kebijakan penting dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan mengalami satu peristiwa global yang berpengaruh pada kebijakan dan mekanisme akreditasi. Pertama adalah  kebijakan moratorium akreditasi dan yang kedua adalah insiden pandemi corona virus disease 19 (covid-19).

Kebijakan moratorium akreditasi tahun 2020, BAN PAUD dan PNF mengagendakan penyempurnaan instrumen dan penyempurnaan aplikasi sistem akreditasi. Agar mendapatkan instrumen dan aplikasi sistem akreditasi yang valid, reliable, dan fungsional maka salah satu langkah yang diagendakan adalah Uji Coba Terbatas dengan melibatkan Asesor dan Asesi. Panduan Uji Coba Terbatas ini maksudkan mengatur kegiatan ini supaya mampu mencapai maksud dan tujuannya dengan mekanisme yang berbeda dari sebelumnya, yaitu melalui mekanisme online.

BAN PAUD dan PNF pada tahun 2020 ini melakukan Pengembangan Instrumen Akreditasi PAUD, LKP, PKBM. Kegiatan ini dilakukan dalam serangkaian tahap meliputi: 1) Penyusunan Instrumen; 2) Uji Coba Keterbacaan; 3) Uji Coba Tahap 1 dan 2. Setelah melakukan penyusunan instrumen dan mendapat masukan dari para ahli/pakar untuk Uji Coba Terbatas dengan melibatkan Asesor dan Asesi untuk mengetahui tingkat keterbacaan dari instrumen.

Tujuan kegiatan Uji Coba Terbatas adalah untuk mengetahui tingkat keterbacaan sekaligus menyamakan persepsi terkait dengan konten/materi/substansi dari Evaluasi Diri Satuan Prasyarat Akreditasi (EDS-PA) dan Instrumen Penilaian Visitasi.

Pelaksanaan Kegiatan Uji Coba Terbatas (UCT) dilaksanakan 2 hari selama 8 jam/hari.

Waktu : 7.30 – 17.00 WITA

Tempat Pelaksanaan : Virtual Room BAN PAUD dan PNF Provinsi

Hari Pertama dihadiri oleh semua asesi dan asesor membahas terkait instrument EDS-PA dan manualnya sedangkan hari kedua hanya dihadiri oleh asesor membahas terkait instrument IPV dan manualnya.

Jumlah Asesor dan Asesi : PAUD (3 asesi dan 3 asesor), LKP (3 asesi dan 3 asesor), PKBM (3 asesi dan 3 asesor)